TERSANGKA KASUS KORUPSI MANDRA MERASA DIJEBAK DAN DITIPU

gebycute.blogspot.com – Bagaimana sebenarnya cerita kronologi kasus korupsi yg menimpa mandra? Mandra sampai menangis mewek saat menggelar jumpar pers terkait kasus korupsi yg meminpa dirinya. menurut mandra dia telah dijebak oleh oknum tak bertanggung jawab.



“Nauzubillah Min Zalik kalau saya makan hak orang, apalagi korupsi,” ujar Mandra saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (11/2).



Mandra yg terlihat menitikkan air mata di hadapan wartawan berharap agar proses hukum yg dijalaninnya akan berjalan secara adil dan terbuka. Ia meyakini bahwa dirinya tak bersalah dlm kasus tersebut.


Mandra mengungkapkan, kejadian tersebut bermula pd saat Ia ditawari oleh rekannya, yaitu Iwan Chermawan selaku Direktur PT Media Art Image. Iwan menawarkan kerjasama program siap siar di TVRI, namun lantaran PH yg dimiliki oleh Mandra telah tutup karena habis masa izinnya, akhirnya Mandra menolak.


Iwan tak mempermasalahkan itu dan berjanji akan mengurusnya. “Saya pikir dari pd gak kepake, dan kalau emang mereka mau, ya silahkan saja dibeli,” katanya.


Mandra jg menyangkal mendapatkan fee sebesar Rp 40 miliar, dlm transaksi itu Mandra hanya menerima dana sebesar Rp 1,6 miliar. “Saya terima dananya 1,6 miliar, tak melalui rekening dan bisa dikatakan secara tunai,” kata Mandra.


Sedangkan kuasa hukum komedian Mandra, Sonie Sudarsono, sedikit mengulas kasus dugaan korupsi program TVRI yg menjerat kliennya. Awalnya pd 2013, pihak TVRI memberikan tawaran untk membeli sejumlah film bekas dari rumah produksi Mandra.


Dalam kesepakatan pembayaran, pihak Mandra mendapatkan Rp1,6 miliar. Namun fakta pencairannya, pihak TVRI mengeluarkan uang lebih dari Rp40 miliar. Sonie menegaskan, kliennya tak mendapatkan uang sebanyak itu.


“Kita jg punya hak untk mengklarifikasi, bahwa Haji Mandra tak sefantastis itu melakukan korupsi. Ada beberapa pihak yg terlibat,” kata Sonie di kediaman Mandra, Jalan Radar Auri Cimanggis Depok, Rabu (11/2/15).


Ketika itu, menurut Sonie, ada dua rekan mau mencoba bermitra, yakni Iwan dan Andi Gio. “Pada waktu itu menyanggupi dgn catatan, PT Viandra Produksi memiliki keterbatasan dokumen. Dalam perjalanan waktu terjadi proses penjualan. Harga Rp15 juta per episode, namun tiba-tiba harganya jadi fantastis. Ke mana alurnya. Jika ada yg meraup keuntungan harus dibongkar,” urai Sonie.


Sonie menilai ada kejanggalan dlm kontrak, sebab ada film robotik milik Malaysia. “Ini ada sesuatu yg disusupkan,” tandas Sonie.


Sementara itu, Mandra sendiri mengaku kaget dgn status tersangka yg disandangnya. “Jujur saya kaget dan tak menyangka jika akhirnya saya jadi tersangka. Saya dpt kabar ni dari media, dan saya belum menerima langsung surat penetapan tersangka,” ucap Mandra.


Sebelumnya diberitakan, Mandra resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), terkait dugaan korupsi program siap siar TVRI tahun 2012. Adapun program tersebut senilai Rp40 miliar.


“Sudah ada tersangka, MDR (Mandra) selaku direktur PT Viandra Production,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Widyo Pramono di Kejagung, Jakarta, Selasa (10/2/15).


Selain Mandra, Kejagung jg menetapkan dua tersangka lain. Yakni, Direktur PT Media Art Image Iwan Chermawan dan Pejabat Pembuat Komitmen Yulkasmir, yg jg salah satu pejabat TVRI.


Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan tertanggal 11 Februari 2015. Mereka dijerat pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi junto UU Nomor 20 Tahun 2001.(win6) kanalsatu.com


source : http://ift.tt/1Fcw0DP, http://okezone.com, http://news.detik.com



TERSANGKA KASUS KORUPSI MANDRA MERASA DIJEBAK DAN DITIPU Reviewed by Unknown on 01.44 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Hak Cipta Sebarkanlah © 2014 - 2015
Diberdayakan oleh Blogger.